Dari Pembabtis Menjadi Muslimah

Aminah Assilmi Saat menjadi pembaptis dari Oklahoma wanita ini mempelajari Islam untuk mengajak teman sekampusnya memeluk Kristen. Tapi yang terjadi kemudian sungguh jauh dari dugaan.

Namanya Aminah Assilmi. Saat kuliah dia mengambil program studi pariwisata di sebuah perguruan tinggi di Amerika. Pertama kali dia bertemu orang Islam saat kuliah, tepatnya pada tahun pertama memasuki dunia akademik perkuliahan. Baca selebihnya »

Masyarakat Ketakutan Dengan Salafi Ekstrim

Banyak laporan yang dikeluhkan umat dan gerakan Islam dengan keberadaan Salafy — demikian mereka menjatidirikan kelompoknya. Meski di kalangan Salafy terjadi perpecahan dalam menyikapi ijtihad tertentu, namun kebanyakan umat tidak memahami peta Salafy secara utuh, sehingga cenderung men-generalisir Salafy dengan cap buruk.
Bukan sekali terjadi, benturan antara Salafy dengan gerakan Islam yang ada. Sehingga menimbulkan gelombang penolakan. Di Lippo Cikarang, kajian Salafy terpaksa diliburkan selama sebulan, karena adanya tekanan (ancaman) dari kelompok tertentu untuk membubarkan halaqah ini. Kemudian di Matraman, Jakarta, pernah terjadi penyerbuan kelompok jamaah dzikir yang dipimpin oleh seorang yang mengklaim dirinya habaib, terhadap masjid jamaah Salafy, seraya menuntut masjid itu tidak difungsikan lagi untuk penyelenggaraan shalat Jum’at. Alhasil, tuntutan itu sukses.
Gelombang penolakan juga terjadi di luar Jawa, di Lombok Barat (NTB), sudah beberapa kali terjadi perusakan fasilitas milik ”penganut” Salafy oleh warga setempat. Akibat kesalahpahaman di kedua belah pihak, warga di Dusun Mesangguk, Gapuk, Kecamatan Gerung, Lombok, menyerang jamaah Salafy dengan lemparan batu. Sebelumnya, November 2005, ribuan warga Desa Sesela menyerbu Yayasan Pondok Pesantren Ubay bin Kaab di Dusun Kebon Lauk.
Kepada Sabili, Ketua Komisi Pengkajian Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI) Amin Djamaluddin mengaku bahwa Salafy pernah mendatanginya. Mereka meminta agar LPPI menjelaskan kepada masyarakat, bahwa Salafy bukanlah ajaran sesat.
Cara dakwah yang dilakukan kelompok Salafy, membuat umat Islam resah, dan mendesak MUI mengeluarkan fatwa tentang keberadaan Salafy. Sesatkah Salafy? ”Salafy bukan merupakan sekte atau aliran sesat. Salafy, tidak termasuk ke dalam 10 kriteria sesat yang telah ditetapkan oleh MUI. Demikian fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara tanggal 8 April 2009. Fatwa yang ditandatangani oleh Qoimuddien Thamsy (Ketua Umum MUI Jakarta Utara) dan Drs. Arif Muzakkir Manna, HI (Sekretaris Umum) tersebut, setidaknya melegakan kelompok Salafy. Baca selebihnya »

Menyedihkan: Desa Muslim Dengan 4 Gereja

Ali Murtadzo (29), belakangan ini gelisah. Kalau tidak segera dicegah, di atas tanah sebelah Taman Kanak Kanak Az Zaitun di Dusun Tanjungsari, Desa Wawasan, Lampung Selatan, bakal berdiri sebuah Balai Latihan Kerja (BLK). Bukan hanya suara berisik BLK yang ia khawatirkan akan mengganggu aktivitas Az Zaitun yang diasuhnya, melainkan misi di balik BLK tersebut.

“BLK itu akan dikelola Lembaga Dana Atmajaya, yang selama ini melakukan misi penginjilan di Desa Wawasan,” ungkap Ali Murtadzo. Tanah yang hendak dipakai untuk mendirikan BLK adalah hasil penyitaan atas utang warga kepada LDA yang tidak terbayar, senilai Rp 7 juta. Baca selebihnya »

Salah Pemahaman Salafi: Hukum Mendirikan Yayasan???

Asswr.wb,
Persoalan ini menjadi bumerang di kalangan aktivis Salafi, karena banyak Ustadz-ustadz salafi yang mendirikan yayasan, organisasi atau pesantren dll. Inilah hasil dari dakwah atas ranting. Karena Rosululloh SAW tdk membuat yayasan maka membuat yayasan disebut bid’ah, pemahaman yang terlalu dangkal. Jadi bagaimana dong dg yayasan2 yang sudah dibuat oleh Ustadz2 Salafi?
Marilah kembali pada dakwah Rosululloh SAW, dakwah atas akar bukan ranting sehingga buahnya manis dan tidak saling bentrok antar ustadz.
Wassalam,
Abu Izza Adduri

Sumber: http://salafyindependent.wordpress.com.

Soal :

Apa hukum mendirikan yayasan atau organisasi untuk menyebarkan da`wah salafiyyah? karena di negeri kami kalau yayasan atau organisasi ini tidak berdiri maka kebanyakan orang tidak tertarik kepadanya bahkan mereka menuduhnya sebagai da`wah yang sesat. Maka sebagian da`i mendirikannya untuk kesinambungan da`wah ini. Jazakumullahu Khairan.

Jawab :

Saya katakan kepadamu wahai saudaraku ajarkanlah pelajaran di masjid dan tetaplah di dalamnya walaupun sendiri. Barangsiapa yang datang kepadamu di atas kebaikan dan sunnah dan walaupun hanya sepuluh orang bersamamu dan kamu ajari mereka kitab dan sunnah maka engkau dianggap sebagai da`i yang beruntung dan berhasil.

Demi Allah sepuluh orang yang datang kepadamu dan kamu mengajari kitab Allah dan sunnah Rasulullah shallallahu `alaihi wa aalihi wa sallam kepada mereka dan mereka keluar sebagai ulama dan da`i maka sesungguhnya engkau beruntung. Tinggalkanlah keinginan mencari pengikut yang banyak dan mengumpulkan pengikut dari sana dan sini dengan alasan orang awwam berkata demikian mereka menginginkan demikian dan mereka menyukai demikian. Baca selebihnya »

Tahukah Anda Siapa Imam Muslim?

Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Naisabur, yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia, dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr, artinya daerah-daerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Pada masa Dinasti Samanid, Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan, Naisabur, juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Di sini pula bermukim banyak ulama besar. Baca selebihnya »

Siapakah Imam Bukhori?

Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari

Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari, namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. Beliau lahir pada hari Jumat, tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Kakeknya bernama Bardizbeh, turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. Tapi orangtuanya, Mughoerah, telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman el-Ja’fiy. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Di samping menjadi anak yatim, juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir, beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. Alhamdulillah, dengan izin dan karunia Allah, menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total. Baca selebihnya »

Apa Yang Dikerjakaan saat Khuruj Fi Sabilillah?

APA YANG DIBUAT JEMAAH TABLIGH KETIKA MEREKA KELUAR DI JALAN ALLAH

Mereka menghidupkan amalan Nabi secara menyeluruh yakni Dakwah, Taklim wa Ta’allum, dan Tazkiyyah. Sesuai ayat :

Ya Tuhan kami, utuslah seorang Rasul ditengah-tengah mereka yang berasal dari diri mereka sendiri (yang tugasnya) membacakan ayat-ayat Engkau (DAKWAH), mengajarkan kepada mereka ALKITAB dan ALHIKMAH (Taklim wa Ta’allum) dan Tazkiyyah (Dzikir Ibadah dan Khidmat), Sesungguhnya Engkau Maha Gagah dan Maha Bijaksana (AL Baqarah : 129)

Doa di atas adalah doa Nabi Ibrahim ketika selesai membangun Ka’bah sehingga mereka katakan : Inilah amalan masjid yang diinginkan Ibrahim as.

Mereka membagi waktu khuruj dengan tertib sebagai berikut : Baca selebihnya »

Ijtima’ Tonggi 2010 Dihadiri Lebih dari 3 Juta Orang

Sekitar 3 juta umat Islam pada hari Ahad kemarin (24/1) mengakhiri “muktamar umat Islam dunia” di tepi sungai Turag kota Tongi, 20 km sebelah utara ibukota Dakha Bangladesh dan acara mukatamar ini merupakan pertemuan umat Islam terbesar kedua di dunia setelah ibadah Haji.

Acara muktamar yang diselenggarakan oleh Jamaah Tabligh ini, memfokuskan pada ceramah-ceramah agama (atau diistilahkan dengan “bayan” oleh Jamaah Tabligh) yang mengajak umat Islam untuk menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka, melaksanakan sholat, bermuhasabah dan mendiskusikan isu-isu yang menitik beratkan pada dimensi spiritual Islam serta mencari jalan keluarnya dengan cara berdakwah menyebarkan nilai-nilai Islam dan mengkampanyekan perdamaian dunia tanpa membicarakan hal-hal yang berbau politik. Baca selebihnya »

JT Berhasil Menerobos Laos Untuk Sebarkan Islam

“ENCIK keluar sini, masuk kanan ada papan tanda ‘Vientiane Jamia Masjid’, ikut kiri tanda arahnya, encik akan jumpa masjid.” Kata Ali. tuan punya ‘Ali Restaurant’ dekat pusat bandar Viantiane, bila saya tanya di mana masjid.

Di kota Viantiane (baca viencen) ada 2 masjid, tak lebih dari 400 orang Muslim disini. Masjid Jamik atau yang lebih populer dengan masjid Pakistan, di situlah tempat umat Islam yang kebanyakan dari kedutaan negara luar sholat Jumaat. Dikatakan imamnya sudah 40 tahun menjadi Imam di masjid ini. Beliau berasal dari India, kembali setahun sekali ke India kerana keluarganya masih tinggal di India. Di masjid ini, di tingkat bawahnya ada madrasah untuk anak-anak Muslim yang kebanyakan dari India, Pakistan, Kasmir dan Bangladesh. Masjid ini terletak hampir di tengah kota Viantiane, dekat air pancut City Center. Baca selebihnya »

Disuruh Ucap God Bless Amerika, Malah Ucap Allohu Akbar, Mau Dipistol, Pistolnya Jatuh, Orangnya Masuk Islam

Allohu akbar. Ini mirip cerita Rosululloh dulu… Kalau dakwah nubuwah ditegakkan maka akan muncul peristiwa-peristiwa khas seperti ini.

Wssalam,
Abu Izza Adduri

MASIH di Poi Pet City.. di kedai makan Islam pagi itu, kira-kira 20 orang kumpulan dari Jamaah Tablig dari Kampong Cham singgah makan. Mereka mengajak saya ziarah atau tidur di masjid di situ. Saya menziarahi mereka lepas sholat isyak. Akhirnya mereka ajak saya makan bersama-sama sambil berbual-bual kongsi pengalaman.

Makan dengan tangan beberapa orang dalam satu dulang itu adalah biasa. Ada anak-anak muda yang hendak tidur mulai memasang kelambu dalam masjid, mungkin kerana banyak nyamuk. Walaupun begitu masih ada yang berzikir dan wirid. Namun di luar, hujan masih turun renyai-renyai dan mulai membanjiri halaman masjid. Begitu, suatu tarbiah dan latihan pengorbanan dalam menyebarkan Islam, terutama di kawasan kampung-kampung yang dilanda kemiskinan. Baca selebihnya »