Vatikan: Umat Islam Jumlahnya Lebih Banyak dari Umat Katolik

Kota Vatikan (ANTARA News) – Jumlah umat Islam telah menyusul jumlah umat Katolik Roma di dunia, kata seorang pejabat tahta suci umat Katolik di Vatikan layaknya dilaporkan Reuters, Minggu (30/3).

Monsignor Vittorio Formenti, yang menyusun buku tahunan 2008 Vatikan yang baru dikeluarkan, mengatakan bahwa umat Islam merupakan 19,2 persen dari penduduk dunia dan umat Katolik 17,4 persen.

“Untuk pertama kali dalam sejarah kami tidak lagi di puncak, umat Islam telah menyusul kami,” ujar Formenti kepada surat kabar L’Osservatore Romano Vatikan dalam satu wawancara, dan ia pun mengatakan data itu menunjuk pada tahun 2006.

Ia mengatakan, jika semua kelompok Kristen dipertimbangkan, termasuk gereja Orthodox, Anglikan dan Protestan, maka umat Kristiani merupakan 33 persen dari penduduk dunia atau sekitar dua miliar orang.

Vatikan belum lama ini menyebutkan jumlah umat Katolik di dunia 1,13 miliar orang. Mereka tidak memberikan jumlah umat Islam, biasanya kira-kira sekitar 1,3 miliar.

Data mengenai kelompok agama itu biasanya diketahui dari sumber statistik lainnya, tapi penting bahwa Vatikan memilih untuk menarik perhatian pada jumlahnya dan apa yang mereka lihat sebagai sebab di baliknya.

Formenti mengatakan bahwa sementara jumlah umat Katolik sebagai bagian dari penduduk dunia hampir stabil, persentase umat Islam bertambah karena angka kelahiran yang lebih tinggi.

Ia juga mengatakan, data mengenai penduduk Muslim dikumpulkan oleh negara sendiri dan kemudian dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia pun menambahkan, Vatican hanya dapat menjamin untuk statistiknya sendiri. (*)

7 Tanggapan

  1. oh ya? kita tidak boleh membedakan agam islam dengan agama lain terutama katolik. kalo lo kaya gitu ntar dunia mandang islam tu jelek .

  2. apakah kebenaran diukur dari banyaknya pengikut…..
    llah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
    “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS. Al An’am 116)
    Al Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam Kitab Tafsir-nya tentang ayat ini :
    “Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan tentang keadaan penduduk bumi dari kalangan Bani Adam bahwa mereka dalam kesesatan. Seperti itu juga Allah berfirman :
    ‘Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu.’ (QS. Ash Shaffat : 71)
    Begitu pula firman Allah :
    ‘Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya.’ (QS. Yusuf : 103)
    Mereka dalam kesesatan tanpa keyakinan namun hanya sekadar persangkaan dusta dan perkiraan yang bathil belaka.
    ‘Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).’” (QS. Al An’am : 116)

    As Sa’di rahimahullah berkata : “Ayat ini menunjukkan bahwa banyaknya pengikut tidak bisa menjadi dalil kebenaran. Dan sebaliknya, sedikitnya pengikut tidak bisa dijadikan dalil bahwa itulah yang bathil.

    Bahkan kenyataan sering menunjukkan kebalikannya, pelaku kebenaran sedikit jumlahnya namun mereka besar kadar dan pahalanya di sisi Allah. Bahkan yang wajib dijadikan dalil untuk mengetahui kebenaran dan kebathilan adalah konsep-konsep yang bisa mengantarkan kepada hal itu.” (Tafsir Taisiir Kariimir Rahmaan, halaman 233)
    Allah telah menyebutkan ayat-ayat yang menunjukkan kepada celaan terhadap banyaknya jumlah dan mayoritas. Allah berfirman :
    “Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (QS. Al Baqarah : 243)
    “Tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari(nya).” (Al Isra’ : 89)
    “Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman.” (QS. Al Ghafir : 59)
    “Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya.” (QS. Yusuf : 103)
    “Itulah agama yang lurus tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Yusuf : 40)
    “Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.” (QS. Az Zukhruf : 78)
    “Dan sebagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS. Yusuf : 106)
    “Katakanlah : ‘Segala puji bagi Allah’, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami(nya).” (QS. Al Ankabut : 63)
    Dan ayat-ayat yang seperti ini masih banyak sekali.

    Saudaraku yang mulia, lihatlah bagaimana Allah mengabarkan tentang keadaan mayoritas manusia bahwa kebanyakan tidak beriman, tidak bersyukur, tidak mengetahui, tidak berakal, dan kebanyakan menyekutukan Allah serta benci kepada kebenaran.

    Dalam ayat-ayat yang lain Allah menyebutkan bahwa pelaku kebaikan dan yang taat agama itu sedikit jumlahnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
    “Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.” (QS. Saba’ : 13)
    “Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shalih dan amat sedikitlah mereka ini.” (QS. Shad : 24)
    “Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, mereka pun berpaling kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang dhalim.” (QS. Al Baqarah : 246)
    “Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu tentulah kamu mengikut syaitan kecuali sebagian kecil saja (di antaramu).” (QS. An Nisa’ : 83)
    Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari hadits Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
    “Ditampakkan kepadaku umat-umat. Aku melihat seorang Nabi bersama beberapa pengikutnya juga seorang Nabi bersama seorang lelaki dan dua orang lelaki. Dan ada juga seorang Nabi yang tidak bersama seorang pun juga.”

  3. Ass,
    pada sahabat hanyalah pemula dalam mendakwahkan Islam dimana mereka hidup dulunya dalam kegelapan dan kebuasan namun Islam telah mengubah mereka menjadi penguasa dunia dengan ALLAH SWT mengirimkan mereka ke berbagai penjuru negeri, jadi dengan dakwah Ilallah sajalah Islam bangkit dan menjadikan bumi sebagai surga ke-2,
    wass

  4. Terima kasih untuk informasi yang berharga ini.

  5. Ass…
    agama islam memang agama yang sebenarnya, semoga seluruh umat didunia paham atas semua itu… Amin… 🙂
    Wass… 🙂

  6. diMta Tuhan smua agaMa tu Sma,Dan tidak MembedaKa atara agaMa Yg
    satu Dng agaMa
    Yg lain,ini tergntuug hati dan kePercaYan
    Kta MSing2,MW pilih Yg Mna untk kta ikuti,yg pa5ti Menuju zatu Yaitu Tuhan Yang Maha Esa pencipta langit Dan BuMi,,,,,,,,JeSu5 LOVe You….

  7. .biarkan waktu yang menjawab…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: