Tentang Saya

Assalamualaikum Wr.Wb,

Saya adalah hamba Alloh yang ingin menggunakan hidup yang sementara ini untuk mendapatkan ridho Alloh SWT. Kehidupan di dunia ini terasa sangat sebentar. Tidak terasa hari ini saya sudah merasa lebih tua dan lebih tua.

Awalnya aku bercita-cita agar anak-anakku kelak menjadi Dokter seperti ibunya, atau menjadi Sarjana ekonomi seperti ayahnya. Namun setelah mengenal lebih dalam kegiatan jamaah tabligh (atau apapun sebutan yang pantas untuk aktivitas ini) aku sedikit merubah cita-citaku tersebut. Bolehlah anak-anakku menjadi Dokter atau Sarjana ekonomi atau Insinyur atau profesi apapun, tapi aku memohon kepada Alloh SWT semoga mereka menjadi hafidhoh (hafal al-qur’an) terlebih dahulu sebelum menjadi sarjana apapun. Semoga Alloh mengabulkannya Amiiin.

Saya rasa, namaku tidak terlalu penting di sini. Sebut saja aku Abu Izza Adduri. IngsyaAlloh ini tidak mengurangi makna persahabatan kita.
Mengenai kegiatanku di jamaah tabligh, sebenarnya aku sudah cukup aktif semenjak Kuliah di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Aku sudah rutin ikut keluar (khuruj) sebulan sekali. Pada saat itu aku merasakan betapa hidup ini demikian berarti dan bermakna. Setelah lulus kuliah, akupun memasuki dunia kerja. Awalnya aku masih suka ke Kebun Jeruk dan khuruj dg jamaah dari markas, namun lama kelamaan aktivitas ini mulai aku tinggalkan.

Alhasil, hidupku pun centang berenang, hati tidak tenang, amalan2 sepertinya hilang satu per satu, ya Alloh…kemana tahajudku dulu, kemana dhuhaku dulu… kemana sholat-sholat sunnah yang aku nikmati dulu ketika aku kuliah… sepertinya energiku habis hanya untuk memikirkan dunia… dunia… dan dunia. Padahal aku pun saat itu masih aktif di kepenggurusan DKM di masjidku, namun aku tidak bisa menegakkan amalan-amalan infirodhi yang dulu pernah aku jalani. Maka aku pun menangis keharibaan Alloh SWT agar menujukkan padaku jalan yang lurus, hidayah yang menyinari hatiku. Agar aku bisa kembali menikmati sholat, menikmati dzikir, menundukkan pandangan, membersihkan hati dari sifat dengki, hasut, ujub dan riya.

Dan Ijtima’ BSD 2008 menjadi penggugah aku kembali untuk menapaki jalan ini. Aku pun berlinang air mata atas hidayah dan kasih sayang Alloh SWT. Maka aku pun hari-hari memohon kepada Alloh SWT agar tidak dilempar dari usaha dakwah ini. Di sinilah aku temukan banyak sekali orang2 yang muhlis, jauh dari sifat ingin dipuji, tawadlu’, tidak marah dihina dan tidak bangga dipuji. Mereka yang nampak sederhana sekalipun kaya, mereka yang tidak membanggakan ilmunya, mereka yang lebih menyukai amalan-amalan daripada berdebat.
Maka aku berharap Alloh menetapkan diriku, hartaku, waktuku, keluargaku, dan anak keturunanku sampai kiamat nanti bisa tetap dengan jalan dakwah ini. Ya Alloh, penuhilah permohonan hambamu yang dhoif dan fakir ini…. Amiiin.

Tidak semua orang bisa langsung menerima model dakwah Jamaah Tabligh, namun pada umumnya mereka akan lebih paham setelah ikut khuruj fi sabilillah (keluar di jalan Alloh) 3 hari misalnya. Termasuk di masjid saya, juga ada yang nanya-nanya. Berikut ini kutipan jawaban saya pada beberapa teman yang bertanya-tanya mengenai aktivitas jamaah tabligh yang mampir/ i’tikaf di masjid kami:

Mengenai aktivitas Jamaah Tabligh/Dakwah, kalau misalnya Bapak-Bapak ada yang tertarik untuk merasakan langsung, maka dari masjid kita IngsyaAlloh setiap bulan dikeluarkan rombongan khuruj fi sabilillah 3 hari biasanya hari Sabtu, Minggu dan Senin pada minggu ke-3 setiap bulannya.

Sekilas, secara dhohir, memang terkesan buang-buang waktu, tenaga, uang dll, namun ada pengalaman2 ruhani yang tidak bisa dilukiskan dengan kata2. Ada kenikmatan, ketenangan, kedamaian yang sulit diungkapkan. Hanya bisa dirasakan. Setiap kalimat untuk mengungkapkannya selalu kurang pas, hanya tetesan beberapa bulir air mata saja yang bisa menggambarkannya secara tepat. Itulah mengapa banyak yang ketagihan sehingga bisa mengambil cuti 40 hari, bahkan 4 bulan untuk khuruj fi sabilillah.

Memang demikian dakwah nubuwah itu berjalan. Kalo kita baca al-qur’an dan kisah/sejarah nabi dan rasul, maka akan tergambar secara jelas bagaimana mereka siang dan malam datang ke rumah-rumah, pasar-pasar, lorong-lorong, gardu-gardu, sawah-sawah dan ujung-ujung kampung dan kota untuk ketemu manusia dan hanya untuk menyampaikan kebesaran Alloh SWT dan menganjurkan manusia taat pada Alloh SWT. Bukan untuk meminta sumbangan, bukan untuk berbisnis atau yang lainnya.

Memang tanggapan masyarakat/kaum yang didakwahi pasti bermacam-macam terhadap nabi dan rasul tsb, semuanya tergambar secara jelas di Al-quran. Ada yang senang, gembira karena mendapatkan hidayah kebenaran, ada yang biasa saja, ada yang tidak setuju dan juga ada yang menentang.

Demikian pula para sahabat r.a. serta wali-wali (di Jawa disebut Wali Songo, di luar Jawa dengan berbagai sebutan). Mereka juga mendatangi manusia siang dan malam datang ke rumah-rumah, pasar-pasar, lorong-lorong, gardu-gardu, sawah-sawah dan ujung-ujung kampung dan kota untuk menyampaikan kebesaran Alloh SWT dan menganjurkan manusia taat pada Alloh SWT. Di Nusantara dalam kurun waktu 40 tahun, berubah dari nusantara hindu/budha dan animisme menjadi nusantara Islam. Sekarang kita kenal dg Indonesia yang pada tahun 1945 jumlah muslimnya mencapai 95%, saat ini tinggal 85%.

Dakwah Islam ini mulai kendur sekitar 600 tahun lalu, ketika umat Islam mulai asyik dg arsitektur2 masjid yang indah2 (ini tidak ada pada zaman nabi & khulafaurrasyidin), teori-teori filsafat, teknologi2 perang dan kenikmatan duniawi lainnya. Akibatnya, Islam yang tadinya menguasai 2/3 dunia, sekarang menjadi kaum terpinggirkan.

Ketika dakwah nubuwah digelar kembali sekitar 70-80 tahun lalu, maka mulai muncul kekuatan pada kaum muslimin untuk mengamalkan sunnah. Sholat jamaah yang merupakan sunnah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasul dan para sahabat ditegakkan, demikian pula sunnah2 lainnya seperti siwak, berjenggot, jubah/gamis, peci dan do’a-do’a masnunah serta terutama fikir dan risau nabi serta pengiriman rombongan-rombongan dakwah dll. Sunnah2 tersebut yang oleh sebagian muslim dianggap kecil maka hakikatnya memiliki kekuatan yang besar dan luar biasa. Lebih besar dari senjata2 mutahir apapun. Sejarah mencatat, kekuatan sunnah inilah yang dahulu bisa menundukkan kerajaan Romawi dan Persia (dua adidaya pada masa itu) yang secara teknologi jauh melebihi teknologi umat Islam. Pasukan Islam yang pakaiannya pun banyak yang bertambal-tambal mampu meruntuhkan istana-istana Romawi dan Persia. Semuanya adalah karena kekuatan ruhani atau dalam alqur’an disebut sebagai nusrotullah.

Hari ini, dakwah ini telah menembus hampir semua negara di dunia. Sebagaimana email-email saya terdahulu dakwah ini bahkan mampu menembus Israel dan AS. Di Indonesia, dakwah ini antara lain berjibaku di lapangan menghadapi kristenisasi di kantong-kantong muslim seperti di Gunung kidul, wilayah tengger dan di wilayah timur Indonesia. Dengan waktu, tenaga, fikiran dan harta sendiri jamaah ini siap dikirim ke semua pelosok negeri. Beberapa waktu lalu dikirim jamaah 4 bulan dari Jakarta ke Pegunungan Tengger. Dan Alhamdulillah 124 KK yang tadinya beragama hindu masuk Islam.

Kalau ada jamaah yang mampir ke Masjid kita tercinta, i’tikaf 2-3 hari maka hakekatnya ini adalah rahmat bagi kita dan seluruh warga perumahan kita. IngsyaAlloh. Demikian pula jika ada jamaah yang berkunjung dan bersilaturahmi ke rumah kita, maka hakekatnya Alloh sangat menyayangi kita karena masih ada saudara-saudara sesama muslim yang concern dengan kehidupan dan keselamatan akhirat kita di tengah kehidupan dunia yang melenakan dan menghanyutkan ini. Padahal kehidupan dunia kita mungkin hanya 60-70 tahun dan kehidupan akhirat kekal selama-lamanya.

Orang-orang itu tidak meminta sumbangan apapun, tidak sedang memasarkan bisnis apapun, tidak menganggu harta, anak-istri maupun jabatan kita. Mereka hanya belajar untuk lebih yakin bahwa kehidupan akhirat yang abadi ini perlu dan wajar diperjuangkan lebih keras, lebih serius dan lebih pengorbanan daripada kehidupan dunia yang sementara. Mereka hanya belajar untuk memperbaiki diri sendiri dengan cara mengajak orang lain. Kebetulan mereka mampir ke tempat kita dan berjumpa dengan kita maka kita ucapkan Al-hamdulillah.

Demikian sedikit uraian saya semoga ada manfaatnya. Kekhilafan adalah sifat alami manusia, karena itu mohon dibukakan pintu maaf bagi kekeliruan-kekeliruan saya.”

Wassalam,

Abu Izza Adduri

Pengalaman I:

Pengalaman Khuruj di Groningen Belanda

Cerita ini bagian dari pengalaman saya ketika di Belanda dulu saya berjumpa dengan jamaah Pakistan campuran Maroko yang sedang khuruj di kota Groningen.

Di sela-sela kuliah, biasanya saya menyempatkan diri untuk sholat jamaah di masjid dekat kampus. Setahu saya ada beberapa masjid di Kota Groningen dan 3 diantaranya sempat saya kunjungi. Satu masjid dekat kampus saya, kami menyebutnya masjid Maroko karena menurut teman saya masjid itu dulunya perpustakaan yang dibeli oleh orang-orang Maroko kemudian disulap menjadi masjid. Ukurannya tidak terlalu besar kira-kira kapasitas 200-an orang. Di Belanda ada peraturan, suatu bangunan sekalipun boleh difungsikan sebagai masjid, namun bentuk dan arsitektur bangunan tidak boleh diubah, hanya interior dalamnya yang boleh disesuaikan dengan kebutuhan. Alhasil, masjid itu lebih mirip rumah Belanda kuno dan tidak ada tanda-tanda masjid pada umumnya seperti kubah, menara ataupun ruang imam yang biasanya menonjol keluar.

Bagi saya dan pada umumnya mahasiswa muslim yang kuliah di Groningen University maupun Hanzehogeschool, masjid Maroko ini merupakan tempat sholat yang paling dekat dengan kampus maupun dengan flat tempat tinggal mahasiswa. Disamping itu, jalan menuju ke kampus melewati masjid tersebut sehingga memudahkan aksesnya.

Satu lagi keuntungan masjid tersebut bagi saya adalah toko makanan halal yang ada didalamnya. Sekalipun ukuran tokonya hanya sekitar 3×4 m2 namun isinya cukup lengkap untuk kebutuhan sehari-hari. Ragu2 rasanya kalau harus beli daging potong maupun ayam potong di toko maupun pasar umum, sehingga toko di masjid tersebut menjadi langganan saya untuk santapan sehari-hari.

Masjid kedua di kota Groningen yang pernah saya kunjungi adalah Masjid Turki. Kami menyebutnya begitu karena masjid ini dibeli oleh orang-orang Turki dan mereka pula yang sehari-hari mengurusnya. Letaknya kira-kira 2 km dari masjid Maroko. Agak jauh dari areal kampus maupun flat mahasiswa.

Masjid Turki ini cukup besar, ukurannya kira-kira 4 kali masjid Maroko, dengan kapasitas sekitar 800-1000 orang. Uniknya, masjid Turki ini awalnya adalah Gereja Tua yang sudah tidak dipakai dan dibeli oleh orang Turki kemudian diubah menjadi masjid. Di Belanda memang ada aturan, bangunan tempat ibadah boleh dijual tapi tidak boleh berubah fungsi menjadi rumah ataupun pertokoan maupun kantor. Fungsinya harus tetap sebagai tempat ibadah atau tempat sosial. Maka banyak gereja-gereja di Belanda yang dibeli oleh masyarakat muslim kemudian disulap menjadi masjid.

Hanya saja, seperti Masjid Maroko di atas, bentuk luar masjid ini pun masih bentuk luar gereja. Benar-benar eksterior gereja. Yang berubah adalah lambang salib yang ditiadakan dan diganti bulan sabit. Sedangkan menara dan jam penanda waktu yang menjadi ciri khas gereja-gereja eropa masih tetap seperti sediakala.

Ada yang khas pada masjid Turki ini. Di dalam masjid ada meja biliard, juga disiapkan papan-papan catur dan rak-rak koran. Orang-orang turki yang akan sholat, terutama sholat isya atau maghrib, sambil menunggu waktu sholat tiba, mereka kadang2 main billiard atau catur. Ah… memang masih terbawa nuasa sekulerisasi di negeri mereka. Namun itu lebih baik daripada mereka tidak sholat… iya kan.

Di masjid Turki saya belum pernah melihat aktivitas jamaah tabligh. Tapi di masjid Maroka saya pernah melihat jamaah Malaysia sedang khuruj dan i’tikaf di situ, tapi waktu itu aku pas lagi sangat sibuk dg tugas-tugas kuliah sehingga tdk terlalu perhatian. Sekalipun waktu di Jakarta saya pernah aktif khuruj dari tahun 1994 – 2000, namun ketika kuliah di Belanda tahun 2002-2003 tsb saya sudah cukup lama meninggalkan aktivitas khuruj shg hati saya belum tersentuh untuk bergerak lagi. Yang pasti, Alloh masih belum membuka hidayah untuk saya kala itu.

Saya sungguh mengerti, perasaan seperti ini mungkin juga dirasakan oleh saudara-saudara muslim yang lain ketika datang rombongan tabligh yang umumnya berjumlah 7-10 orang ke masjidnya. Pertama yang dirasakan masyarakat adalah perasaan aneh. Aneh saja, ada orang mau jauh-jauh datang ke tempat kita hanya untuk tidur di masjid, kadang masak-masak di masjid dan kelililng ke rumah-rumah warga untuk ngajak orang ke masjid. Padahal kadang-kadang yang diajak ke masjid itu adalah orang yang setiap hari sudah ke masjid, atau sudah jadi pengurus DKM. Bahkan mungkin penyumbang terbesar di masjid itu. Aneh juga orang-orang ini berceramah atau baca buku fadhilah amal setiap selesai sholat.

Perasaan kedua, adalah rasa risih, kok ada orang-orang asing, dengan pakaian-pakaian asing dan penampilan berjenggot seperti pakaiannya Diponegoro atau imam Bonjol. Pakaian Jadul bener… Sebagian ada yang berpenampilan rapi tapi kebanyakan penampilan ala kadarnya, mungkin bajunya sudah lama tidak diseterika. Tapi rata-rata mereka memakai minyak wangi, bersiwak dan kadang-kadang pakai celak mata. Apa mereka teroris ya, apa ngak ya… Kalo teroris kok nekat banget tidur di masjid dan pake pakaian yang jadul gitu… apa ngak cepet diendus aparat atau intel.

Perasaan ketiga, cuek…, biarin saja asalkan mereka tidak menganggu masyarakat. Itung-itung bisa mendengarkan ceramah gratis, daripada ngundang ustadz dari jauh kan harus bayar. Orang-orang ini datang kan ngak dibayar dan masak sendiri. Ya… udah biarin aja, siapa tahu dia bisa mengajak orang-orang di jalan-jalan yang ngak pernah ke masjid itu biar pada ke masjid.Tapi kalo ngajak saya yah entar dulu… paling saya bilang IngsyaAlloh… Apalagi ngajak-ngajak keluar 3 hari bagaimana ngatur waktunya kegiatanku kan bejubel… hiii…hiii aneh-aneh aja nich orang.

Perasaan keempat, unik…, ini unik dan menarik juga… mungkin enak juga kali ya, tidur di masjid… bareng orang-orang ini, kayaknya mereka orang baik-baik kok. Mereka ramah-ramah dan ngak menutup diri. Kalau ditanya satu pertanyaan saja mereka langsung menyambut antusias. Sungguh orang-orang ini sangat bersahabat. Mereka nampaknya bukan orang jahat. Hanya saja ini orang asing… jangan-jangan nanti ada maksud apa… apa. Bagaimana ya… Udahlah ngapain ngambil resiko terjadi apa… apa, lagian orang di kampung ku juga ngak ada yang ngikut gitu2.

Selama di Belanda saya tidak terpikir untuk khuruj bersama rombongan jamaah tabligh. Disamping saya tidak yakin ada aktivitas khuruj di negeri eropa, saya juga ingin lebih konsentrasi menyelesaikan kuliah secepatnya. Maklum, waktu itu aku meninggalkan istri yang masih hamil anak pertama kami. Ah berat amat rasanya, baru menikah 2 bulan sudah harus berpisah gara-gara ngambil program master. Tapi mertua saya waktu itu sangat mendukung saya, juga istri saya dan semua keluarga besar juga mendukung, sehingga kelahiran ank pertama juga saya tidak menungguinya. Ah… untuk dapat dunia, pengorbanannya demikian besar.

Kadang2 saya berpikir, kalau misalnya saya tinggalkan istri “hamil anak pertama”  itu untuk khuruj/dakwah, dan bukan untuk kuliah S2, boleh ngak mertua saya ya… mau ngak ya istri saya he… he… Lucu juga ya… kalo untuk urusan dunia pasti boleh tapi untuk urusan dakwah dan agama “beraaaaaat banget”. Memang setannya banyak… dan setan juga punya banyak dalil he…he…

Namun saya tidak mengerti, ketika suatu hari salah seorang jamaah Pakistan mendekati saya dan mengajak saya keluar 3 hari, saya menyetujuinya. Jadilah, saya ikut keluar (khuruj) beberapa hari bersama mereka, kami mengunjungi rumah-rumah orang muslim satu per satu. Jamaah tersebut sudah memegang alamat nama-nama muslim di kota tsb shg ketika tidak berjumpa di rumah satu maka akan bergerak ke rumah lainnya.Demikian seterusnya sampai hari itu habis.

Kadang kami ketemu dengan tuan rumah, maka kami berbincang-bincang dengannya tentang sholatnya bagaimana, kerjanya bagaimana, suasana agama di kantor bagaimana dll. Seringkali ngak ketemu dan kami balik lagi di lain hari.

Indah sekali…. yang lebih berkesan bagi saya, ketika kami mengunjungi assylum seeker, tempat “penahanan” sementara imigran gelap yg umumnya dari afrika. Kami berbincang-bincang dengan mereka ttg latar belakang kehidupan mereka di sana, tentang keluarganya…. dan terutama amalan-amalan ibadahnya seperti sholat… dll.

Bagi yang belum memahaminya, maka usaha dakwah ini sepertinya buang-buang waktu. Namun bagi yang telah ikut 3 hari misalnya, maka usaha agama ini adalah tujuan dari diturunkannya para nabi dan rosul, juga tujuan dari kehidupan kita. Hakekatnya usaha dakwah ini adalah untuk memeperbaiki diri sendiri dengan cara mengajak orang lain membicarakan iman dan amal sholeh.

Pengalaman II:

Terima Kasih Bapak, Telah Membekaliku Nyantri Di Langitan

Lebaran 2009 kemarin aku pulang kampung, ketemu Bapak dan emak, panggilanku sedari kecil untuk Ibuku tersayang. Istri dan anak-anakku ikut semua. Alhamdulillah aku bisa mendapat cuti agak panjang sekitar 2 minggu. Dari awal sudah kuniatkan untuk bisa khuruj 10 hari terakhir ramadhan, harapannya di akhir bulan ramadhan tersebut aku lebih konsentrasi untuk ibadah, dakwah dan taklim serta sedikit menghindar dari kebisingan dunia. Semoga Alloh memberiku karunia malam lailatul qodar pas fi sabilillah tersebut, ya Alloh catatlah dan kabulkanlah permohonan hambamu yang banyak dosa dan khilaf ini. Alhamdulillah Alloh mengabulkan niatku untuk khuruj di akhir ramadahan sehingga aku dapat bergabung dengan jamaah Surabaya dan bergerak di daerah Rungkut.

Di sela-sela lebaran saya juga mengunjungi Pesantren Langitan dan sowan pada Gus Bed, Ubaidillah faqih putra Mbah Yai Faqih dan beberapa ustadz di Pesantren tersebut termasuk Ustadz Kailani yang masih tetap tawadhu’ seperti dulu. Bagi saya, nyantri di Pesantren Langitan adalah salah satu masa terbaik saya untuk mendapatkan bekal. Sekarang malah Pesantren Langitan Sudah Punya website, http://langitan.net/.

Bapakku adalah orang yang paling berjasa mendorongku untuk nyantri di Langitan. Kalau bukan atas dorongan dan sedikit “paksaan” beliau, mungkin sejarah hidupku akan berbeda. Saya sempat tidak “kerasan” di pesantren dan pulang ke rumah sambil terus menerus menangis. Usiaku waktu itu masih sangat dini, usia masuk SMP 12 tahun, dan harus berpisah dengan kedua orang tua, berat sekali rasanya. Saya juga belum siap masak sendiri, nyuci baju sendiri dan tidur di lantai beralaskan selembar kain atau tikar. Tapi, bagi bapakku, itu bukan alasan dan laki-laki tidak boleh cenggeng. Mungkin Bapakku ingin menempa aku sebagaimana pengalamannya dulu ketika hidup “sengsara” di Pesantren.

Bapakku adalah alumni Langitan dan beliaupun “nyantri” ketika usianya masih dini demikian pula adik-adiknya. Aku waktu itu paling bandel dan malas untuk mengaji, tapi aku sangat menyukai pelajaran Matematika, IPA dan pelajaran Umum lainnya. Bapakku nampaknya menyadari itu, dan melihat karakter anaknya yang tidak begitu tertarik dengan kajian-kajian agama serta lebih menyukai pelajaran umum. Aku bahkan sempat mendapat nilai NEM SD terbaik se Kecamatan.

Menyadari itu, Bapakku menyekolahkan aku di SMP Negeri, namun tetap menyuruh aku nyantri. Maka jadilah aku “Santri Korpri”, panggilan santri Langitan lainnya terhadap anak-anak yang sekolah umum dan mondok di pesantren. Untuk “Santri Korpri” ini, Langitan punya pondok khusus yang bernama Darul Ulum. Sekarang diubah menjadi Pondok Pesantren KH. Muhammad Zuhdi. Nama yang disandarkan pada Kyai yang ditugaskan secara khusus untuk mengelola Pesantren tersebut.

Aku pun menjalani masa “Nyantri” tersebut selama 6 tahun, sampai dengan selesai sekolah di SMA Negeri sebelum akhirnya aku hijrah ke Jakarta karena diterima di salah satu perguruan tinggi favorit di pinggiran Jakarta. Dahulu aku belum bisa merasakan langsung manfaat “nyantri’ di Langitan tersebut selain hafalan-hafalan jurumiyah, imrithi, alfiyah. Namun setelah aku terjun lebih jauh dalam kegiatan dakwah Jamaah Tabligh, aku merasakan manfaatnya yang sangat besar.

Salah satu keunggulan Langitan adalah Ilmu alat yaitu ilmu nahwu dan shorof serta kajian fiqihnya. Alhamdulillah, ilmu yang aku pelajari dahulu kini memudahkanku dalam mendalami dan memahami ayat2 Alqur’an dan hadits serta kitab-kitab klasik lainnya.

Aku memang tidak pernah bercita-cita menjadi kyai ataupun ustadz. Sekalipun dulu di Pesantren selama 2 tahun aku menjadi pengajar nahwu dan fiqih untuk santri-santri yunior, namun belum terbersit di benakku untuk menjadi ustdaz. Malahan aku kuliah jurusan ekonomi mengejar Sarjana Ekonomi dan kuliah masternya juga Internasional bisnis. Demikian pula pekerjaanku saat ini, hampir bisa dibilang tidak ada hubungannya dengan dunia pesantren maupun keagamaan.

Namun Alhamdulillah, kegiatanku khuruj 3 hari setiap bulan serta ditambah lebih panjang jika ada cuti, membuatku serasa terlahir kembali sebagai santri. Tahun ini, Alhamdulillah aku dimudahkan oleh Alloh untuk keluar 40 hari, sekalipun daftari. Demikian pula kegiatan musyawarah harian selepas subuh, taklim setiap ba’da isya di masjid, taklim di rumah setiap ba’da subuh, silaturahmi 2,5 jam ke rumah-rumah warga, jaulah 1 setiap malam senin dan jaulah 2 setiap malam rabu, ditambah musyawarah halaqah setiap malam selasa serta sebulan sekali atau dua kali ke Markas kebun Jeruk membuat hari-hariku serasa “hidup” indah dan sejuk. Setiap musyawarah pagi selalu saja ada hal-hal baru dari teman2 lainnya yang dilaporkan. Demikian pula ketika kita silaturahmi ke rumah-rumah tetangga, rasanya selalu mendapat pembaharuan suasana hati.

Taklim rumah, ya Alloh…., sungguh luar biasa dampaknya untuk kebahagian keluarga. Setiap ba’da subuh, aku membaca beberapa hadits dan penjelasnnya sedangkan istri dan anak-anak ikut mendengarkan. Kalau aku sedang ada tugas keluar kota, maka istriku yang mengajak anak-anak untuk taklim. Di kesempatan itu, aku gunakan juga untuk mengajari anak-anak iqro’ dan baca surat-surat pendek. Alhamdulillah, Alloh mudahkan kami untuk membuat suasana taklim ini, sehingga sekalipun kadang2 anak-anak sambil tiduran maupun lompat sana sini, namun kami bersyukur bisa selalu berkomunikasi dengan anak istri. Itulah, kebahagian yang hanya saya rasakan ketika hidup amalan taklim di rumah. Sebelumnya suasana rumah terasa gersang.

Ya Alloh, syukur tiada tara atas nikmatmu ini, Alhamdulillah engkau kembalikan aku pada aktivitas dakwah yang menenteramkan hati dan menyejukkan pandangan orang tuaku. Semoga perjuangan Bapakku ketika “memaksa” aku nyantri terbalaskan dengan kembalinya aku ke dalam usaha dakwah ini. Kalau tidak, maka aku akan disibukkan dengan urusan-urusan dunia. Dan pastilah perjuangan Bapakku untuk menunjukkan jalan dan membekali anaknya ilmu agama akan sia-sia belaka. Apa artinya aku jika amalanku hanya untuk menumpuk-numpuk harta benda dan tidak bisa membantu bekal orang tua di akhirat kelak.

Beberapa kali aku juga mengajak bapakku untuk ikut keluar 3 hari, namun beliau nampaknya masih melihat dan mempelajari kerja Jamaah Tabligh ini. Sekalipun demikian, Alhamdulillah beliau mengizinkan adikku yang paling kecil yang saat ini masih nyantri di sebuah pesantren di Gresik, untuk ikut keluar 3 hari. Juga adikku nomor 2 yang kerja di Surabaya juga sudah ikut keluar 3 hari, bareng aku Ramadan kemarin. Sebuah karunia yang besar dari Alloh SWT, adik-adikku diberi hidayah untuk bisa kerja agama.

Aku sempat mengajak KH Fatah, Gilis, teman Bapakku waktu di Langitan yang sudah sangat aktif kerja dakwah untuk khususi beliau dan mengajak keluar 3 hari. Namun, semua itu aku kerjakan pelan-pelan karena aku tidak ingin menyinggung perasaan Bapakku. Aku merasa beliau sudah cukup banyak berbuat untuk agama dan mengumpulkan bekal di usia senjanya ini, sekalipun aku merasa akan semakin sempurna jika beliau terjun ke usaha dakwah ini dan ketika tiba ajal beliau sedang aktif berdakwah. Sebenarnya, sekarang pun beliau bersama emak masih membina mushollah kami yang sehari-hari hidup dengan pengajian TPA sekitar 150-an anak.

Bagi saya, itu adalah bekal orang tua saya yang mungkin sulit untuk ditiru anak-anaknya. Saya sendiri pun rasanya berat kalau harus melakukan sesuatu seperti orang tuaku tersebut, membina anak-anak kecil. Ya… semoga Alloh SWT menerima amalan-amalan beliau yang sudah beliau kerjakan sejak puluhan tahun lalu bahkan semenjak aku belum lahir. Saya berdoa semoga Alloh member hidayah pada Bapak dan Ibuku untuk bisa segera ikut dalam usaha dakwah ini sehingga amalan-amalan dan perjuangan beliau selama ini semakin sempurna.


Renungan I:

Mengapa Alloh “Mengorbankan” para kekasih-Nya?

Salah satu tahapan dakwah yang dialami oleh Rosululloh dan para sahabat juga semua rosul dan nabi yang dikirim Alloh SWT adalah masa dimana dakwah disalahpahami oleh kaumnya. Sehingga Nabi dibilang gila, tidak waras, sinting, tidak rasional, dibenci, dilempar batu diludahi bahkan sebagian nabi terbunuh.

Mengapa Alloh rela orang-orang yang dicintai-Nya “dianiaya”, padahal Alloh mampu dan kuasa untuk membolak-balikkan keadaan? Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mentarbiyah, memberi pelajaran kepada nabi-nabi dan rosul agar mereka memiliki iman yang benar dan sempurna kepada Alloh SWT. Juga pelajaran bagi orang-orang yang ingin mendapatkan iman yang benar bahwa diperlukan tahapan “menafikan” diri dan ego, untuk sampai pada Alloh SWT.
Demikian pula yang terjadi pada sahabat dan pengikut-pengikut Nabi SWT hingga akhir zaman, mereka semua menghadapi tantangan yang berbeda-beda, namun secara prinsip sama yaitu menghinakan ego dan menafikan diri. Pada saat itu keangkuhan, kesombongan, riya, ketinggian hati, iri, dengki, keras kepala dan sifat-sifat buruk lainnya sedikit demi sedikit dihapus oleh Alloh SWT.
Ketika Anda berdakwah demi mendapat uang, maka Anda tidak akan mendapatkan tambahan iman. Ketika Anda berdakwah demi mendapatkan jabatan, maka sebentar lagi Anda akan terpeleset dg jabatan itu. Ketika Anda berdakwah untuk mendapat popularitas, maka hati Anda akan semakin kerdil sejalan dg lunturnya popularitas Anda.
Namun ketika Anda mengikuti para nabi dan rosul, berdakwah dengan mengorbankan harta, waktu, harga diri dan ego Anda, maka Anda akan dapatkan iman. Demikianlah tertulis dalam lembaran Qur’an, juga dalam sejarah para nabi dan rosul. Ketentuan itu tidak akan berubah hingga akhir zaman.

Renungan II:

Bagaimana Mengalahkan Yahudi

Ketika satu orang yahudi dibunuh oleh muslim maka isu HAM akan ditulis dimana-mana, teroris, kekerasan dalam agama dll. Namun jika ribuan anak palestina dibunuh maka tidak ada isu HAM lagi, logika yang menyesatkan.

Bagaimana cara melawan Yahudi:
Tidak ada cara lain, HIDUPKAN KEMBALI SUNNAH NABI, sekecil apapun sunnah nabi memiliki nilai yang besar bahkan dahsyat. Romawi dan Persia ditundukkan oleh kaum muslimin bukan dg senjata yg canggih, logika-logika berfikir yang rumit, tulisan2 berbait-bait yang intelektualis, maupun berton-ton buku analisa. Namun Romawi dan Persia tunduk karena umat Islam amalkan sunnah nabi sehingga nusrotullah datang.

Mari hidupkan kembali Sholat berjamaah, sedapat mungkin hindari sholat sendiri-sendiri di rumah karena sholat jamaah adalah kunci kekuatan kaum muslimin. Rosulullah SAW sepanjang hayatnya tidak pernah tinggalkan sholat berjamaah.

Apabila Rasulullah SAW meragukan keimanan seseorang, beliau akan menelitinya pada saat SHOLAT SUBUH BERJAMAAH. Apabila beliau tidak mendapati orang tadi shalat Subuh, maka benarlah apa yang beliau ragukan dalam hati.
Ubai Bin Ka’ab berkata “suatu ketika saat Rasulullah SAW shalat Subuh,
Beliau bertanya, apakah kalian menyaksikan bahwa si fulan shalat?
mereka menjawab, tidak,’
Beliau berkata lagi, si fulan?
mereka menjawab, tidak.”
maka beliau bersabda: “sesungguhnya dua shalat ini (Subuh & Isya’) adalah shalat yang berat bagi orang-orang munafik. Sesungguhnya, apabila mereka mengetahui apa yang ada dalam shalat Subuh dan Isya’, maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).

Mengapa orang-orang Yahudi tidak takut kepada orang Islam ? itu semua dikarenakan orang Islam tidak mau melaksanakan Shalat Subuh tepat waktu dan berjamaah. Seperti yang dituturkan ahli kitab Yahudi, “mereka akan takut kepada orang Islam, apabila orang yang datang menunaikan Shalat Subuh berjamaah sama banyaknya dengan orang yang datang menunaikan Shalat Jum’at”.

(tulisan biru disadur dari Misteri Sholat Subuh http://umroh-haji.net/muslimindonesia/2008/10/27/misteri-shalat-subuh/)

Mari hidupkan kembali amalan malam di rumah-rumah kita: sholat tahajut, baca qur’an, taklim di rumah bersama anak dan istri, mari hidupkan kembali silaturahmi antar muslim baik yang kita kenal atau tidak kenal, mari hidupkan pakaian sunnah, mari hidupkan penampilan sunnah, mari cintai sunnah sekecil apapun.

Sabda Rasulullah saw : Barangsiapa yang bepaling dari sunnahku maka ia bukan dari golonganku (shahih Bukhari hadits no. 4776, shahih Muslim hadits no.1401), ?

Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku, dan yang mencintaiku akan bersamaku di sorga (HR Tirmidziy)

Barangsiapa yang berpegang pada sunnahku dimasa rusaknya ummatku, maka baginya pahala 100 orang yang mati syahid (HR: Azzuhdulkabir hadits no.207).

“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan) yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah SWT., dan (mengharap keselamatan saat) tibanya hari kiamat dan ia selalu mengingat Allah.” (Q.S. Al-Ahzab:21).

Mari hidupkan saling kasih sayang sesama muslim, hindari berburuk sangka terhadap saudara muslim, kuatkan kasih sayang sesama muslim. Mari hidupkan do’a-do’a masnunah.
Mari hidupkan risau dan fikir nabi yaitu bagaimana seluruh umat bisa taat kepada Alloh SWT sampai akhir zaman.

Hindari terkesan dg arsitektur2, bangunan-bangunan, teknologi-teknologi, kekayaan2, senjata2, militer-militer, benda-benda, film2, musik2 dll. Hindari terkesan dg teori-teori, filsafat-filsafat dan pikiran2 manusia yang tidak taat pada Alloh SWT seterkenal apapun dia lebih-lebih orang-orang yahudi dan nasrani.

Belajar terkesan dg Alqur’an, terkesan dg janji dan ancaman Alloh SWT, terkesan dg sabda nabi, terkesan dg janji dan ancaman nabi, terkesan dg kehidupan para sahabat, terkesan dg nasehat-nasehat ulama’.

IngsyaAlloh, generasi Islam yang tangguh yang memiliki aqidah dan amalan yang lurus bisa segera terwujud DAN NUSROTULLAH SEGERA DIHANTAR DI TENGAH KAUM MUSLIMIN YANG TERTINDAS HARI INI.

Renungan III:

Mendapatkan Amalan Yang Ihlas

Untuk mendapatkan amalan yang ihlas bukanlah hal yang mudah. Karena kadang-kadang di awal beramal kita sudah niatkan ihlas, namun di tengah-tengah beramal mulai ada perasaan riya, ingin dipuji orang, ingin didengar orang, dibicarakan orang dll. Maka setan mulai bekerja membisiki hati kecil kita agar bangga dg diri sendiri atau amalan sendiri. Maka mulailah timbul pada hati kita rasa ujub. Semua itu adalah penghalang ihlas. Bisa juga di awal kita ihlas, di pertengahan kita ihlas namun selesai beramal… orang mulai memuji kita sehingga kita bangga, atau orang ada yang meledek kita atau menertawakan kita sehingga kita kecewa di dalam hati. Maka setan juga mulai membisiki dalam hati kita untuk tidak ihlas.Maka Ulama memberi nasehat agar kita selalu dan selalu mengoreksi niat kita di awal beribadah, di tengah beribadah dan setelah selesai beribadah sehingga muncul dalam hati kita rasa ihlas. Disamping itu, Ulama juga nasehatkan agar kita berusaha untuk istiqomah dalam ibadah karena istiqomah ini adalah hal yg ditakuti syetan. Orang yang istiqomah maka dia akan tetap beribadah dan tidak terpengaruh hujan maupun terik matahari, angin atau air, pujian atau makian, sanjungan maupun sumpah serapah. Bagi dia sepanjang amalannya diperintah oleh Alloh SWT dan mengikuti cara Rasulullah SAW maka dia akan jalankan terus ibadah tsb tanpa peduli suasana dan keadaan.Disamping itu, Ulama juga nasehatkan agar kita banyak membicarakan dg keluarga kita, anak-istri kita, teman-teman kita mengenai pentingnya ihlas. Karena dengan membicarakannya atau dalam bahasa lain mendakwahkan pentingnya ihlas tersebut maka sedikit demi sedikit Alloh SWT akan tanamkan rasa ihlas tersebut ke dalam hati kita, dengan kita sadari atau tanpa kita sadari.Tulisan di atas, bagaimana pun hakikatnya untuk saya pribadi, sekalipun dengan konteks menanggapi tulisan Pak Prana, Pak Lana dan Pak Jojo. Dan saya berdoa semoga Alloh SWT memberikan kepada kita semua hakikat ihlasunniyah (niat yang ihlas) sehingga semua amalan-amalan kita menjadi lezat dan nikmat. Mengingat kita baru bisa mendapatkan lezatnya beribadah ketika kita sudah mencapai tahap ihlasunniyah dan suatu amalan baru diterima oleh Alloh SWT jika sudah penuh keihlasan. Semoga bermanfaat.

79 Tanggapan

  1. Wah…
    Assalammualaikum,
    numpang lewat yah, numpang main juga ke blog nya,
    saia bakal banyak belajar nih disini…
    makasih.

    JAWABAN:
    Silahkan Pak, semoga memberi manfaat

  2. assalamualaikum saudaraku…
    semoga Alloh SWT menerima semua amal kita,dan menetapkan dalam usaha yang mulia ini sampai mati dan menurun sampai anak cucu kita..amin

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak doanya, saya juga berdoa semoga Bapak sekeluarga dan kita semua menjadi asbab hidayah, bisa keluar ke seluruh alam untuk dakwah ala minhajinnubuwwah. Amiin.

  3. Assalaamu’alaykum pak, terima kasih atas blog yang menjadi asbab menggugahkan hati untuk tetap istiqomah di jalan dakwah illallah ini….doakan saya ya pak………

    JAWAB:
    Sama-sama Pak Fajar, semoga kita tetap istiqomah dan terus meningkatkan pengorbanan untuk sampai pada keridhoan Alloh SWT.

  4. Assalamu ‘alaykum wr. wb.
    maaf, saya masukkan blog ini ke link saya… jazakaLLah khairan…

    JAWABAN:
    Silahkan Pak, tolong terus doakan saya semoga bisa istiqomah dalam dakwah. Amiin.

  5. Assalaamualaikum.

    Terima kasih telah andil menyebarkan dakwah ahlus sunnah wal jamaah dan telah add link blog saya :)

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak, sama-sama.

  6. alhamdullilah…
    syukur ada org ,Allah antar org mcm tuan..yg phm mengenai jemaah yg sdng bgrk…

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak, semoga Bapak sekeluarga dan kita semua menjadi asbab hidayah untuk seluruh alam.

  7. assmlkm w.w.
    semoga ALLAH beri kita hidayah semua .aaamiin……….. wasslm

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak, semoga kita semua menjadi asbab hidayah untuk seluruh alam terutama kita berguna untuk lingkungan dan keluarga kita sebagai orang yang mendorong amar makruf nahi mungkar.

  8. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Mudah-mudahan kita semua dapat belajar lagi dan lagi dengan usaha da’wah ini.

    Thanks,
    Haitan Rachman

    http://usahadawah.com

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak Haitan, semoga kita semua diberi kemudahan oleh Alloh untuk menjadi asbab hidayah bagi orang lain. Sebagaimana sabda Rosulullah SAW yang mafhumnya: jika satu orang saja mendapatkan hidayah asbab kita maka itu lebih baik daripada kita mendapatkan onta-onta merah (hari ini mungkin mobil2 mewah). Jzkmlh.

  9. assalamualaikum
    salam kenal, saya dari padang panjang, tapi lahirnya di dumai
    mudah2an Allah kekalkan iman kita hingga hari kiamat.
    amin.

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak telah mengunjungi website saya, semoga bisa terjalin silaturahmi diantara kita, siapa tahu suatu hari nanti Alloh hantar saya ke tempat Bapak untuk khuruj 40 hari tau 4 bln.

  10. Salam kenal…. Semoga saya bisa bertemu dan silaturrahmi ke masjid Bapak.

    JAWAB:
    Baik Pak, salam kenal… boleh Pak kapan aja main ke Masjid Ar-Royyan Cibinong.
    Wassalam

  11. assalamu’alaikum wr.wb
    membaca tulisan bapak membuat saya menangis,menyadari kesalahan saya karena belum sepenuhnya mendorong suami saya untuk khurujfisabillillah. Smoga saya segera memperbaiki diri.salam kenal saya untuk istri bapak.kalo boleh saya meminta alamat email istri bapak/kirim email ke alamat saya.bukan bermaksud ngrumpi.tapi ingin menambah wawasan,mencari ilmu untuk memperkuat iman karena lemahnya iman saya ini. makasih

    JAWAB:
    Alhamdulillah, semoga kita semua tetap istiqomah dalam amal-amal agama. Untuk ibu2 memang sangat dianjurkan untuk segera bisa keluar masturoh sehingga bisa menghayati perjuangan sahabat dan sahabiyah yang sebenarnya. Hanya dengan pengorbanan maka Alloh akan berikan pemahaman agama pada keluarga kita. Alhamdulillah ahlia (istri) saya sudah mau diajak masturoh, sehingga sudah lebih aktif untuk taklim harian di rumah dan amal-amal agama lainnya. Kehidupan terasa berbeda setelahnya dan Alloh SWT tanamkan ketenangan, ketenteraman dan kasih sayang yang lebih indah dari masa-masa sebelumnya dalam keluarga kami. Hanya saja istri saya tidak aktif ber-internet, jadi emailnya juga tdk aktif. Jzkmlh

  12. Bismillah,

    Saya terharu membaca cita-cita bapak untuk menjadikan putra dan putri kita menjadi seorang hafiz dan hafizhah Al Quran.

    Semoga tetap istiqomah dengan itu dan semoga Allah memudahkan urusan kita semua.

    Hadanallahu waiyakum.

    Abu Harun As Salafy.

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak, semoga kita semua mendapatkan hidayah dan taufik dari Alloh SWT untuk mengamalkan ilmu yang telah kita dapat, juga kebaikan untuk seluruh alam dan seluruh kaum mukminin. Amiin.

  13. Assalam mualaikum syeckh..slm kenal ana , ana hari ini baca di yahoo..ada khabar anggota JT dari sulewesi yg lg kuruj ke jateng , ditangkep ? antum tau g syeckh gmn khbr mereka..masyaallah syeckh..seperti islam di indonesia lg kenamfitnah ne..

    Wasslam
    Asady

    JAWABAN:
    Biasanya semakin banyak kita mendapat cobaan atau halangan dalam dakwah maka kita akan semakin mudah memperoleh iman dan yakin kepada Alloh SWT karena ketika hal itu terjadi maka hati kita akan mudah mengingat Alloh SWT. Tapi hati-hati kalau dalam dakwah kita mendapat sanjungan, mendapat jabatan, uang dan popularitas, karena itu alamat akan menjerumuskan kita dalam bencana riya, ujub dan takabur. Jzkmlh.

  14. assalamualaikum,
    salam perkenalan, saya pernah kuliah di Birmingham university UK, saya ada teman dari Jakarta, namanya Pak Bambang – PhD financial economic graduate dari birmingham sekitar 1998, dibiayai Uni indonesia, Pak Bambang sangat aktif dalam usaha tabligh di UK, mohon bapak sampaikan salam saya pada beliau, moga beliau masih istiqamah dlm usaha dakwah ini, dan sekarang saya sudah kembali ke Malaysia, bisa sambung siratulrahmi, kenalan lain di birmingham, (Pak sharifuddin _ sulawesi), pak gamal (padang), pak erdiyanto etc. moga kalian terus aktif khuruj di pelosok indonesia.

    JAWABAN:
    Terima kasih tuan atas kunjungannya ke website saya. Semoga sahabat2 tuan di Indonesia, Pak Bambang, Pak Sharifuddin, Pak Gamal, pak Erdiyanto, selalu mendapat bimbingan Alloh dan tetap istiqomah dalam dakwah, Amiin…

    • SubhanALLAH, sy terkesan membaca blog ini, dan smakin trkesan karena akhi wan m tarmizi masih mengingat nama saya (Gamal). Sekarang saya maqomi d halaqoh pluit, 3 tahun lalu hijrah dr padang. Indahnya silaturrohmi meskipun hanya lwt internet…JZKMLLAH KHAIRAN KTSIRN

  15. Ass. Wr Wb..
    Maaf Pak Saya adalah orang awam yang sedang belajar.. Bolehkah saya diberikan dalil atau hadist tentang ajaran khuruj 3 hari dst.. Apakah dahulu Rosululloh Saw mengajarkannya.
    Beberapa tetangga di tempat saya juga adalah orang yang aktif di Jama’ah Tabligh.. seperti Bapak tetapi belum bisa memberikan jawaban atas pertanyaan saya.
    Jujur tidak ada niatan apa-apa selain informasi yang Insya Alloh akan bermanfaat buat saya dalam hal mengamalkan ajaran-ajaran Rasululloh Saw..
    Dan sampai hari ini belum ada literatur ataupun sumber yang bisa saya jadikan pegangan kalau dahulu Rosulullah melakukan amalan ini.

    JAWABAN:
    Baik Pak, silahkan Bapak buka di website ini pada kategori Jawab Kritikan, semua sudah dijelaskan dg cukup baik. IngsyaAlloh Bapak mendapatkan jawabannya. Kemudia Bapak perbanyak sholat tahajud, sholat hajat dan sholat istikhoroh disertai minta kepada Alloh SWT, jika amalan ini benar ikutkanlah saya dan jika amalan ini salah maka hindarkanlah saya. Doalah demikian terus menerus, IngsyaAlloh Bapak akan temukan jawabannya dari Alloh SWT.

    http://dalamdakwah.wordpress.com/2009/03/24/apakah-khuruj-3-hr-40-hr-4-bln-bidad/


    Wassalamu’alaikum wr wb

    Adi Setiadi

  16. Bismillah,
    Assalamu ‘alaikum,
    Mas, numpang nanya.. Karkun itu singkatan apa ya? Dari bahasa arab atau bahasa mana? Terima kasih sebelumnya atas jawabannya.

    JAWABAN:
    terima kasih telah mengunjungi blok saya. Karkun itu artinya Pekerja Dakwah, dari bahasa Urdu (bahasa sehari-hari yang dipakai di India edan Pakistan). Jzkmlh.

  17. Assalamu’alalikum
    Semoga Allah SWT istiqomqhkan kita dalam usaha dakwah
    sebelumnya saya mohon maaf…..
    karena sebagian isi dari blog ini saya masukan kedalam blog
    saya…
    saya bingung harus saya isi dengan apa blog saya maka saya ambil sebagian isi dari blog ini karena saya sedang belajar buat blog…

    JAWABAN:
    Silahkan pak, semoga bisa memberi manfaat untuk saudara-saudara kita yang lainnya juga.

  18. Assalamualaikum S’moga Alloh SWT senantiasa mencurahkan hidayah-Nya kpd kt sma & menjadikan diri kt yg lemah ini termasuk da’i2-Nya walaupun diurutan terakhir. Amin
    (Abu izza anta punya kenalan/no. Hp karkun markaz malang jatim spt p.muksin, p. zaenal, p. yasa kl ada tlg email ke ana ya jazakallohu)

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak, semoga Alloh senantiasa menolong kita semua. Saya ngak punya nomor beliau-beliau yang di Malang Pak, kebetulan maqomi saya di Bogor. Jzkmlh

    • tuk no hp nama-nama karkun diatas langsung aja minta ke Iman no.hp:0341-7683547/085232964765.Insya 4JJ1 Iman tau cos sering keluar sama beliau-beliau diatas+shohabat karibnya

  19. terimakasih Anda telah membuat saya termotivasi untuk menyempurnakan pemahaman mengenai usaha ini. doakan saya bisa istiqomah di usaha ini.

    JAWABAN:
    Terima kasih Pak, doakan juga saya sekeluarga bisa istiqomah dalam usaha ini. Terkadang sy iri dg kawan2 yang sudah bisa korban banyak waktu, harta dan dirinya untuk agama. Sementara sy masih banyak urusan dunianya daripada agama. Doakan saya juga Pak.

  20. Muhsin mlg 08123357391, p yasa sekarang di aussie sekolah lagi

  21. BISMILLAH
    TLONG DIJAWAB…MENGAPA KEBANYAKAN PENGIKUT JAMAAH TABLIGH KURANG BERILMU DALAM MASALAH AKIDAH, FIQH, SILSILAH HADITS (BANYAK HADIST DALAM FADAHAIL AMAL TIDAK SHAHIH BAHKAN PALSU)….
    PENGALAMAN
    ANA DULU SEMPAT IKUT TAPI ANEHNYA BARU MSUK DAH DIMINTA MAJU KE MIMBAR BACA FADHAIL AMAL…WADUH PAS WAKTU ITU UNTUNG TIDAK ADA JAMAAH YANG TANYA..GIMANA COBA ….

    ROMBONGAN JAMAAH TABLIGH YANG PERNAH ANA IKUTI SEMPAT DITANYA SEORANG JAMAAH MASJID MENGENAI SUATU PERMASALAHAN HUKUM YANG SEBETULNYA SIMPEL..TAPI MALAH JAWABANNYA TIDAK TERARAH…COBA AKH ANTUM BAYANGKAN BAGAIMANA AKAN DAKWAH JIKA BEKAL ILMU SAJA KURANG…..AFWAN Barakallahufikum

    JAWABAN:
    Kurang ilmu adalah penyakit kebanyakan umat islam sekarang termasuk kita semua. Dan jawabannya adalah dg keluar lebih lama sehingga akan bertambah ilmu dan amal. Niatkan keluar untuk memperbaiki diri, menambah ilmu dan jangan niatkan keluar untuk memperbaiki orang lain maka ingsyaAlloh akan Alloh tunjukkan jalan yang lurus. Jzkmlh

    • niatkan keluar untk faham wahai abu salafy.. niatkan keluar untk berkorban, niatkan keluar untk memperbaiki diri dan mengajak orng lain memperbaiki diri pula. niatkan keluar untk mengenal allah.
      wahai abu salafy, mari kt belajar menjadi da’i,. mari kita belajar menjadi mad’u.semoga allah membuka hati kt untk hidayahnya..

  22. Assalamu’alaykum.
    Subhanallah .,,, menggugah sekali …. add
    YM saya mas: targz_arm2403

    JAWABAN:
    Kebetulan saya tidak pake MY, salam ya… mari tingkatkan korban.

  23. Duhai jiwa,
    Waktu seolah-olah terhampar luas, namun sesungguhnya sempit
    Tak ada yang bermanfaat di dunia, kecuali ilmu, amal dan dakwah…

  24. Assalamualaikum Akhi fillah…
    salam ukhuwah dari temen2 seperjuangan di kuwait.
    Alhamdulillah bulan november 2009 kemaren kami kedatangan 1 rombongan jamaah dari indonesia yang di pimpin oleh pak kyai Muhammad Nur Tohir dari Temboro.Alhamdulillah usaha da’wah di kuwait dan negara2 arab sudah bangkit.banyak para Alim Ulama yg ikut usaha ini.yang terpenting adalah pengorbanan kita yg harus ditingkatkan dan jika menemui rintangan dan cobaan jangan mundur karna hakikatnya besarnya ujian dan cobaan sebanding dengan besarnya pahala yg kita peroleh asalkan kita ikhlas menerimanya.mohon doa nya dari temen2 di indonesia dan seluruh dunia buat kami yg tinggal di kuwait,,,semoga Alloh teguhkan usaha ini dalam diri kami dan seluruh umat muslim…

    JAWABAN:
    Terima kasih pak, semoga Alloh istiqomahkan kita dalam usaha dakwah ini sehingga kita dan ahli2 kita dalam terselamat di dunia dan akhirat.

    • Jazakallah hukhoir.. Memang benar hari ini, sudah ramai org2 arab sudah bangkit dalam kerja agama yang mulia ini.. Alhamdulillah berkat pengorbanan org2 lama , Allah swt telah zahirkan hidayah pada ummat termasuklah pada bangsa Arab.. Usaha ini makin hari makin maju, Allah swt tlh gunakan ramai org sebagai asbab hidayah untuk ummat.. Jadi kita sama2lah berdoa supaya Allah swt kekalkan ,majukan,fahamkan, matikan kita semua dalam kerja agama yang mulia ini.. yang paling penting Berdoa supaya Allah swt datangkan keikhlasan dalam kerja yang mulia ini pada kita dan seluruh ummat Muhammad saw.. AMieen

      Doakan untuk ana serta ummat supaya bisa korbankan seluruh hidup untuk kerja agama yang mulia ini..Jazakallah hukhoir..

  25. tolong di targibh?

    • Targhib syekh? Ini salah satu targhiban yang berkesan di hati ana.. ;) semoga bermanfaat, amin

      Seluruh manusia di dunia ini terbagi menjadi dua golongan orang gila, tidak ada golongan ketiga. Dua-duanya gila, yaitu :
      1. Gila dunia
      2. Gila Akhirat

      “Dan siapa yang menghadapkan pandangannya pada (keuntungan) akhirat, maka Allah SWT akan kumpulkan urusan-urusannya dan dunia akan datang kepadanya dalam keadaan hina. Dan siapa yang menghadapkan pandangannya pada (keuntungan) dunia, maka Allah SWT akan cerai-beraikan urusan-urusannya, dan dunia tidak akan datang kepadanya selain yang telah ditentukan untuknya” (Muntakhob Hadits).

    • Masya allah….

      Sikit targib separoh pusing…

      Abu Hurairah berkata dari Nabi saw., “Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah (shalat) isya’ dan fajar(subuh).” Beliau bersabda pula, “Andaikata mereka mengetahui betapa besar pahala (shalat-shalat) Atamah (isya) dan fajar(subuh), (maka mereka akan mendatanginya meskipun harus merangkak).”[9]

      Nah ini apa maksudnya ?
      Yang ….(sssst sini…pelan pelan nanti dengar yang lain…. ) yang tidak shalat subuh dan isya berjemaah adalah orang orang munafik.

      lalu Firman Allah swt : Qs At Taubah 68
      Orang orang munafik itu kekal dineraka, dikerak keraknya lagi, bahkan lebih rendah lagi dari orang kafir. Maksudnya orang kafir lantai 7 orang munafik lantai4 neraka

      Bingungkan…. (lalu bagaimana agar bisa shalat 5 waktu berjemaah ?, subuh dan isya itu memang berat, lihat aja di mesjid kita, ramenya cuman magrib doangkan)

      nasehat ulama, satu satunya cara untuk memperbaiki diri hanya keluar 3 hari (itikaf 3 hari dengan adab tertibnya), niat untuk bisa mengamalkan agama secara kaffah.

      Bagi yang telah 3 hari tingkatkan sampai 40 hari dan 4 bln. Ada yang mentamsilkan 3 hari seperti ikan mencari makanan dipinggir pantai, bsa bisa malah terlempar ke daratan. Masuk betul kedalam atau ketengah laut, 4bln tiap thn semakain dalam semakin besar kita dan semakin berton ton makanan didalamnya

      Insya Allah Allah swt beri hidayah, jangan lupa seperti yang dinasehatkan oleh yang punya blog untuk sdr Adi Setiadi di atas.

  26. assalamualaik..
    mohon ana ditarghib lg lemah iman nih… syeikh

    • Targhib syekh? Ini salah satu targhiban yang berkesan di hati ana.. semoga bermanfaat, amin

      Seluruh manusia di dunia ini terbagi menjadi dua golongan orang gila, tidak ada golongan ketiga. Dua-duanya gila, yaitu :
      1. Gila dunia
      2. Gila Akhirat

      “Dan siapa yang menghadapkan pandangannya pada (keuntungan) akhirat, maka Allah SWT akan kumpulkan urusan-urusannya dan dunia akan datang kepadanya dalam keadaan hina. Dan siapa yang menghadapkan pandangannya pada (keuntungan) dunia, maka Allah SWT akan cerai-beraikan urusan-urusannya, dan dunia tidak akan datang kepadanya selain yang telah ditentukan untuknya” (Muntakhob Hadits).

  27. numpang lewat, artikelnya menarik nih.

  28. numpang lewat, artikelnya menarik nih.
    eric_hummer@yahoo.com

  29. ومن احسن قولا ممن دعا الى الله وعمل صالحا وقال انني من المسامين
    saebutkan namaku dalam tahajjud ente ya kang..

    JAWABAN:
    Semoga kita semua dikirim Alloh ke seluruh alam sebaga asbab hidayah amiin.

  30. Assalamualaikum wbt.. Tuan, doakan tuk ana dan ummat Muhammad saw..sekali supaya kekal dalam kerja yang mulia ini, dan bisa keluar 4bulan tiap2 tahun.. amien..

    Kalau ada bayan2/artikel yg baru, please forwardkan kat ana ye..

    Jazakallah hukhoir..

    Hasfarisi@gmail.com

    Mudah2an Allah swt terima tuan dan berikan kebaikan dunia dan di akhirat.. amieen

  31. Assalammualaikum…
    saya izin share beberapa artikel ya pak,,

    JAWABAN
    Silahkan Pak, semoga bermanfaat.

    • Assww, Saya sangat tertarik dengan kargozari antum. Kalo diperkenankan saya ingin berbagi pengalaman diri, baik yang menjadi asbab saya ikut usaha ini, maupun pengalaman pada saat khuruj baik dalam negeri,maupun di luar negeri. Niat ini jauh dari sifat riya’ atau pamer, tapi sekedar kargozari pada ahbab utnuk tingkatkan semangat huruj fi sabilillah. Bagaimana caranya ? Jazakullah ahsanul jaza’

  32. salam aleykum..pak minta izin link blog ini di facebook saya..

  33. Assalamualaikum Akhi fillah…salam ukhuwah dari temen2 seperjuangan di kuwait.Alhamdulillah bulan november 2009 kemaren kami kedatangan 1 rombongan jamaah dari indonesia yang di pimpin oleh pak kyai Muhammad Nur Tohir dari Temboro.Alhamdulillah usaha da’wah di kuwait dan negara2 arab sudah bangkit.banyak para Alim Ulama yg ikut usaha ini.yang terpenting adalah pengorbanan kita yg harus ditingkatkan dan jika menemui rintangan dan cobaan jangan mundur karna hakikatnya besarnya ujian dan cobaan sebanding dengan besarnya pahala yg kita peroleh asalkan kita ikhlas menerimanya.mohon doa nya dari temen2 di indonesia dan seluruh dunia buat kami yg tinggal di kuwait,,,semoga Alloh teguhkan usaha ini dalam diri kami dan seluruh umat muslim…
    +1

  34. Alhamdulillah…sy bersyukur pd alloh mendapatkan link ini, membaca kisah2nya adalah bukti dari asbab pengorbanan, alloh berikan hidayahnya.
    Mohon kalo ada artikel bayan bisa kirim ke alamat sy krn sy sangat membutuhkan targib krn sangat masih kurang ilmu mau belajar agar dapat amalkan dlm kehidupan sehari-hari.
    Salam ukwah.

  35. Ass. Akhi, saya sangat senang membaca beberapa tulisan di atas. Berkenaan dengan itu, saya mohon perkenannya beberapa tulisan diantaranya saya ambil. Terima kasih atas perkenan dan izinnya. Wassalam

  36. As…Pak Saya pengen kenal antum…kalo boleh saya pengen bersilaturahmi kerumah antum…Pak ini no Hp Saya Zulham Afandi Fuad 081288859150

  37. Biarlah orang-orang yang hidup untuk dirinya sendiri hidup tenang dan santai. Namun bagaimana kita, pemanggul amanah dakwah ini, akankah kita tidur-tiduran saja? Akankah kita santai-santai saja? Akankah kita terlena di tempat tidur dan tenang-tenang saja? Beban berat ada di hadapa kita. Bangunlah untuk menghadapi urusan besar yang telah menanti. Siap untuk lebih banyak berjaga di malam hari dan perjuangan yang berat lagi panjang..

    Perjuangan dakwah yang paling berat adalah dakwah tauhid, nabi nuh 950 tahun berdakwah hanya untuk mengembalikan manusia yang tadinya menyembah berhala menuju peribadahan murni kepada Allah saja. .namun dakwahnya itu sedikit sekali yang mau menerima.

  38. Ya… Allah aku sangat terkesan baca artikel ini. sama dengan keadaanku waktu aku mondok di Banyuanyar Pamekasan tiap selasa atau jum’at santri diperkenanknan untuk Khuruj fi sabilillah. minimal 1 hari sampai 3 hari bahkan 3 bulan. senang rasanya mengamalkan seperti itu rasanya tentram bersama para da’i amir-amir yang alim.

  39. assalamualaikum wr wb
    saya pernah ikut rombongan masturoh 3 hari
    subhanalloh..sangat bermanfaat bagi kaum ummahat(ibu) yang menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya..

  40. saya tertarik dgn pengajian ini….dimanakah saya bisa bergabung…saya tinggal digadog bogor dkt ciawi…saya haus akan agama…tlng bimbing saya. …mhn ksh alamat yg lengkap pusat pengajian ini dibogot…..terima kasih….

    Jawab:
    Kalau markas di Bogor di Gunung batu, saya sering kesana tapi detail alamatnya kurang hafal. kalo di jakarta lebih mudah mencarinya di Masjid Kebun Jeruk, Jl. Hayam Wuruk, jakarta Pusat. Kalo dari stasiun Bogor naik kereta turun Sawah Besar naik angkot sekali, or turun Kota naik angkot sekali yg arah hayam wuruk, tanya sama sopir angkot umumnya pada tahu alamatnya. Jzkmlh.

  41. Alhamdulillah ……ana diberikan hidayah untuk membaca riwayat pengalaman antum….yang dimana sama persisi yang dialami oleh ana …..syeh..hanya Allah yang dapat membolakbalikan hati manusia….Ya Allah jadikan lah hambamu ini ikut usaha da’wah ini sampai mati……amiin ya robbal a’lamin

  42. Assalamualaikum.
    Asbab dakwah Inilah (JT) Masjid di daerahku (flores timur indonesia) jadi makmur, bahakan di salah satu pulau di flores yang bernama pulau “LABUAN BAJO” hampir semuanya karkun, karena itu ketika jaulah 1 dan 2 di buat bergilir yakni : sebagian karkun menunggu di rumahnya masing-masing dan sebagian yang lainnya buat jaulah, jadi istilahnya karkun mendatangi karkun, dan Alhamdulillah kalau masalah masturatnya lebih banyak yang sudah tutup aurat (bercadar).

    Perminta’an dari saya kalau bisa buat musyawaroh untuk mengeluarkan jama’ah dari daerah antum-antuk kepulau yang satu ini , namanya pulau “LABUAN BAJO” antum-antum akan lihat sendiri bagaimana suasana agama di daerah ini, sungguh mengesankan.

    Hidayah-Mu Ya Alloh..
    Barokallohufik.

  43. Engkau benar ya ALLAh, yang bekerja yang engkau beri upah (hidayah), yang banyak cerita n nyeritai orang Engkau biarkan terlunta-lunta bahkan bisa sengsara, beri hambah n klrga hambah dan umat Hidayah ya ALLLAH.

  44. Assalamualaikum.
    Asbab ikut dakwah tabligh pandangan hidup, pola pikir, cara kerja berubah total. Insyaallah target tahun 2012 full dakwah………anak, istri dan harta benda diinvestasikan untuk agama…….anak, istri hafis,mendirikan masjid, ponpes, bisa menyambut takazah agama merupakan target yang harus terpenuhi.Umur semakin bertambah mendekati kubur, setiap hari hanya melihat, mendengar orang berkorban, kapan waktu untuk saya berkorban?????

  45. assalamualaukum , syeh saya sudah lama ndak pernah khuruj mungkin sudah 6tahun asbab mampir diblog ini ,jadi kepiingin khuruj lagi , tolonng siapa saja doakan saya supaya bisa khhuruj lagi .jazakallah.

  46. Alhamdulillah.syeh ana banyak mendapt pelajaran dari usaha dakwah ini.mohon doa agar ana bisa kluar 40 hr atau 4 bln

    JAWABAN:
    Sama-sama Pak, kita berdoa semoga bisa tingkatkan kurban dan istiqomah.

  47. assalamualaikum….saya sangat tertarik dengan usaha ini beberapa kali saya belajar meluangkan waktu untuk ikut 3 hari, dikampung saya usaha ini mulai berkembang,tapi ada ganjalan dihati saya yang saya mau tanyakan pada tuan tuan. begini…. saya melihat ada beberapa karkun yang selalu keluar pada bulan puasa untuk 40h dan ini berlaku untuk tiap tahun,saya menjadi bertanya bukankah semua punya hak. orang tua ,anak ,istri, bahkan orang kampung, ketika lebaran tiba kita akan berhalal bihal satu sama lain,tetapi selalunya karkun tidak dirumah karena sedang keluar 40h, apakah ini malah tidak menjadi penghalang atas hidayah,karena dia tak pernah berhalal bihalal pada masyarakat tempatan ketika lebaran. bagi dalam sebuah kampung yang sudah hidup suasana dakwah mungkin tidak masalah,tapi dalam suasana awam masyarakat akan menilai buruk pada usaha dakwah, apalagi disebutkan kerja sebenar karkun adalah dikampung sendiri. mungkin dalam fikiran karkun dia mengistiqomahkan waktu keluar bulan puasa,tapi bukankah 3h 40h 4bln adalah hanya sebuah tertib yang bisa di musyawarahkan sebagaimana pegawai kantor yang keluar 3h ,karena lemahnya iman saya ini saya minta pencerahan dari pada tuan tuan yang telahpun buat usaha yang mulya ini, karna saya ingat dalam sebuah kisah sahabat seorang shabat berkata yaa rasullullah saya akan sholat malam dan baca quran semalam suntuk setiap hari,rasullulah berkata adakah engkau punya istri? yaa rasul. sesungguhnya istrimu juga punya hak atas dirimu, dan doakanlah tuan tuan untuk saya agar saya selalu dalam usaha dakwah ini, walaupun hanya sebatas menjadi debu yang menempel pada sebuah kereta panjang yang bernama usaha dakwah ala minhajunnubuwah.

    • Mualaikummussalam Arden, Alhamdulillah Allah SWT telah pilih Arden utk beri masa dalam usaha dakwah ini, itu adalah satu nikmat yang besar, hanya di akhirat nanti kita akan tahu hasilnya. Berbalik kepada soalan Arden td, mmg benar anak isteri mempunyai hak ke atas suami/ayah, tetapi jika mereka redha dgn tindakan suami/ayah tiada masalah, berkemungkinan hanya itu sahaja waktu yang terluang (bersangka baik). Lgpun keluar didalam kepayahan tidak sama keluar didalam keadaan kesenangan, mujahadah yang lebih pasti ganjarannya pun lebih, dan pastinya anak isteri yang merelakan pengorbanan ayah/suami juga akan menerima ganjaran yang besar itu di akhirat kelak. Di dunia pasti Allah SWT akan beri mereka iman yakin yang sempurna berkat pengorbanan mereka.
      Di hari lebaran, sebahagian besar rakan seusaha akan berada dirumah bersama anak isteri masing2 dan menyebabkan pengeluaran jemaah amat berkurangan, dan hanya segelintir dari mereka yang tetap berkorban di Jalan Allah, iaitu mereka yang terpilih dan mempunyai iman yakin yang luar biasa. Arden….. diluar sana masih ramai lagi umat Muhammad SAW yang tidak mendapat hidayah, lebih kurang 5 bilion manusia masih tiada kalimah, orang islam sendiri jauh dari agama. Hanya dengan pengorbanan dan mujahadah yang sungguh2 dan berterusan barulah hidayah akan tersebar. Dakwah umpama berenang, jika kita berhenti berenang pasti akan lemas, begitulah juga dgn dakwah, jika kita berhenti dakwah, hidayah juga akan berhenti, sedangkan setiap hari beribu-ribu orang telah kembali kepadaNYA dalam keadaan kufur. Imam Al Ghazali brth, “Jika seseorang itu mati dihujung-hujung dunia tanpa kalimah, semua orang islam bertanggungjawab”. Jadi, kita sebenarnya kena bersyukur pada Allah SWT kerana dalam keadaan kita bersuka ria di rumah bersama anak isteri menyambut lebaran, masih ada lagi orang yang tetap berjuang di jalan Allah, pengorbanan merekalah yang telah menyelamatkan umat ini dan mengurangkan kemurkaan Allah SWT. Kita kena hormati dan berterima kasih kepada mereka, dan berdoa supaya Allah SWT juga pilih kita untuk buat pengorbanan yang besar seperti mereka… amin. Wallahualam….

  48. SUBHANALLAH…
    saya sangat tertarik dg artikel antum mulai antum nyebut kata “langitan ” ane dah nyambung tuh smw yg antum critain orang2 satu/satu ane dah tau mereka tp yg lebih kaget ketika antum mengatakan pernah khususi ke gilis ke tempat yai Fatah krna beliau adalah dlu seangkatan bpk antum wktu nyan3 di langitan ato dmn gtu trs kpn antum ke gilisnya ane ko g tw pdhl ane satu mahala ma yai
    btw antum di lantani thn brp n komplek apa..?? trs antum ada akun fb g lo ada add aq ya yg email di atas,no hp..??

  49. Berkata Alloh ta’ala:

    الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا (٣)

    “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu.” (Al-Maaidah: 3)

    حدثنا الحسن بن الصباح، سمع جعفر بن عون، حدثنا أبو العميس، أخبرنا قيس بن مسلم، عن طارق بن شهاب، عن عمر بن الخطاب، أن رجلا من اليهود قال له: يا أمير المؤمنين، آية في كتابكم تقرؤونها، لو علينا معشر اليهود نزلتـ لاتخذنا ذلك اليوم عيدا. قال: أي آية؟ قال: {اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الإسلام دينا}. قال عمر: قد عرفنا ذلك اليوم، والمكان الذي نزلت فيه على النبي صلى الله عليه وسلم، وهو قائم بعرفة يوم جمعة.

    (Dengan sanadnya) dari Umar ibnul-Khaththab rodhiallohu ‘anhu mengatakan bahwa seorang Yahudi berkata kepadanya, “Wahai Amirul Mu’minin suatu ayat di dalam kitabmu yang kamu baca seandainya ayat itu turun atas golongan kami golongan Yahudi, niscaya kami jadikan hari raya.” Umar bertanya, “Ayat mana itu?” Ia menjawab, “Al-yauma akmaltu lakum diinakum wa atmamtu ‘alaikum ni’matii waradhiitu lakumul islaamadiinan” (Pada hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan Aku sempurnakan atasmu nikmat-Ku dan Aku rela Islam sebagai agamamu).” Umar berkata, “Kami telah mengetahui hari itu dan tempat turunnya atas Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, yaitu beliau sedang berdiri di Arafah pada hari Jumat.” (Shohih Al-Bukhory no. 45, 4145، 4330، 6840)

    Imam Malik bin Anas (93 – 179 H) رحمه الله تعالى berkata, “Barangsiapa yang mengadakan suatu bid’ah dalam Islam yang ia pandang hal itu baik (bid’ah hasanah), maka sungguh dia telah menuduh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhianati risalah agama ini. Karena sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah berfirman: “Pada hari ini telah Ku-sempurnakan agama-mu untukmu…” [Al-Maa-idah:[3]. (Imam Malik rahimahullah selanjutnya berkata), “Maka sesuatu yang pada hari itu bukanlah ajaran agama, maka hari ini pun sesuatu itu bukanlah ajaran agama” [Al-I’tisham (I/ 64-65) tahqiq: Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilaly cet. I, th. 1412 H, Daar Ibni Affan]

  50. Alhamdulillah saya bisa menemukan blog ini dari google
    saya baca uraian antum dari awal sampai akhir
    detail membahasnya ulasannya mengalir dan dengan bahasa yang santun dan mudah dicerna menunjukkan antum memang kalangan terpelajar

    Terus terang hati ini kangen rindu ingin ke kebon jeruk
    mohon doanya agar saya dan keluarga bisa istiqomah dalam agama

  51. kalau mau mengkafirkan orang ada ilmunya mas???tidak usah balas dendam dengan aliran lain,,,jangan taklid,apriori sebaiknya mas harus tahu,apakah khuruj ada dalil yang shohih???bagaimana pertimbangan ilmu hadist yang sebenarnya???pahami dulu JT sampai ke akar-akarnya baru buktikan buku sumber yang anda pahami,baru buktikan dengan keshohian menurut Al-Qur’an dan Sunnah,,,

  52. Assalamu’alaikum wr wb..,met kenal & numpang rehat sejenak ya pak..,critanya nih tadi jalan-jalan lantas ada pesanggrahan yang apik, akhirnya mampir, masyaALLAH ternyata lebih apik dari yang sy bayangkan.., minta izinnya ya pak untuk menyebarkannya..,bila ada kesempatan mampir juga di warung sy n jgn lupa nasehatnya, nih alamatnya http://www.julidarmawanto.com ,maklum masih compang camping..,baru bulan kemarin buka warung..jazakaALLAH khairan katsira

  53. barakallah…
    waktu sma di bojonegoro pernah ikut khuruj 3 hari…meskipun ane tidak aktif namun pengalaman tadi masih membekas hingga kini bagaimana rasanya memperbaiki diri sendiri dan mengajak orang lain menuju kebaikan.

  54. Shaik, ana minta di bantu Contact person di daerah gersik atau surabaya. bisa di email maaleo.com@gmail.com JazakaALLAH.

  55. Ass wrwb kenal usha Dakwah ini 1990 melalui seorang pemuda di Kapal Pelni anakmuda itu begitu ramah dan santun dan selalu murah senyum baju gamis putih dan serban putihnya menghiasi dirinya wajahnya putih berseri..ia selalu mengajakku ikut sholat berjamaah di mushollah Kapal Pelni tersebut dalam pelayaran Jkt Sulawesi ia rajin memberiku makanan apa saja padahal saya sendiri punya banyak makanan dan mengunakan kamar kelas 2 Pelni..Pemuda itu masih teringat olehku…sampai sekarang semoga Allah dapat memperkumpa dgn pemuda tersebut… Thn 2009 baru aku masuk dgn usaha Dakwa cukup lama 19 thn Allah masih sayang sama aku..tahum lemarin 2012 saya khuruj ke Singapore yan muslimnya hanya 8% dari jumlah 5jt penduduk Singapore konon dulu Singapore memiliki 300 mesjid sekarang tinggal 70 Mesjid..jaulah..dari gedung lantai 50 sampai 70 temui sesama Muslim ajak ke Mesjid dan Silaturim dengan ikatan Laillaha illallah…sekarang waktuku dgnremaja Mesjid usiaku udah 48 thn,, putraku barusan sarjana Apoteker dan udah 2 kali ikut Ayahnya khuruj 3hari..semoga Dakwahku menjadi bekal diakhirat…

  56. fb. mohamad ahmad
    Aswrwb Kekuatan Nur akan datang bila ada pengorbanan..insya Allah..

  57. saya salut dengan tulisan antum, salam ta’aruf…..

  58. mohon ijin share…….

  59. Kemarin bln 2-2013 ada orang pimpinan pondok pesantren dari malaysia ingin mencari tanah di kota jambi untuk di jadikan cabang pondok pesantren tapi saya hilang kontak dgn orang malaysia tersebut. Tolong ya bagi saudara2 yg mengetahuinya silahkan hubungin ke nomor ini +6285211506006

  60. assalamualikum da’wah maksud hidup

  61. Kalo bekal ilmu agamanya kurang gmn mao ngajarin org kalo seandainya antum cuma bermodalkan kitab, itu jg terjemahannya aja kan, kenapa hrus keluar 3 hr, 2 mggu, 4 bln, sementara keluarga tetangga, sanak sodara jauh ga diajak dlm kebaikan,
    lagian jgn asal menafsirkan alqur’an dan hadist kalo g tau ilmu yang benar.. Kenapa yg dibahas tntg fadhilah2, coba yang laen kaya mslh fiqih, akhlak, adab, kalimat bismillahirohmanirrohim aja artinya luas banget,. Kenapa ga berpedoman dgn ulama2 hadramaut yaman? Beliau2 itu kn kbanyakan para ahlul bait, cucu rasululloh saw. Knpa ngga kita ikutin aja, mereka ngadain maulid, tahlilan, dan juga menafsirkan hadist jg ga asal2an, ga asal baca trus diamalin, hrus ada guru dong yg ngajarin, kan antum tau kalo belajar aja lewat buku tanpa ada guru itu sama aja belajar ama SETAN.
    Syukron

  62. assalaamu’alaikum wrwb.

    kepada saudara2 Jama’ah Tabligh agar mengalokasikan waktunya berdakwah di mushola dekat rumah Ust. Shomad, tlg agar mengajak warganya untuk sholat berjama’ah di mushola tsb. Lokasi mushola sekitar 300 meter arah barat dari kantor kelurahan Pabuaran kecamatan Cibinong (dekat Ramayana Cibinong). Sekalian juga berdakwah di Masjid Al Basyariah 200 meter tenggara dari kantor kelurahan Pabuaran kecamatan Cibinong. Ust. Shomad terkenal di sekitar situ apalagi Bapak2 tanya para ojek depan kantor kelurahan Pabuaran. Tks byk atas bantuannya.

    Wassalamualaikum wrwb

  63. mo campur addukan antara yang Haq dan Bathil, kalla tsumma kalla, tidak akan bersatu antara si sesat Jamaah Tabligh dan AHlus Sunnah

  64. Asalamualaikum,

    Apa pendapat Jemaah Tabligh tentang Ahmadiyah dan Syiah?

  65. call me 085315000780 ane pengen keluar

  66. :) asalamualaikum,saya utusan dari al-wustho solo,saya ingin izin mengcopy artikel-artikel anda untuk saya jadikan refrensi untuk aplikasi saya ,seandainya antum setuju emailkan saja kesini kakaknanda12.kn@gmail.com jazakallah :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: